Kapan Perusahaan Harus Menggunakan Last in, First Out (LIFO)?

4 min - Kapan Perusahaan Harus Menggunakan Last in, First Out (LIFO)?

 

Last in first out (LIFO) adalah metode yang digunakan untuk menghitung bagaimana persediaan telah terjual yang mencatat item yang paling baru diproduksi sebagai yang terjual lebih dulu. Metode ini dilarang di bawah Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS), aturan akuntansi yang diikuti di Uni Eropa (UE), Jepang, Rusia, Kanada, India, dan banyak negara lainnya.1 AS adalah satu-satunya negara yang mengizinkan last in , first out (LIFO) karena menganut Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum (GAAP).2

Ada dua alternatif untuk last in, first out (LIFO) untuk perhitungan biaya persediaan: first in, first out (FIFO) dan metode biaya rata-rata. Masuk pertama, keluar pertama (FIFO), barang inventaris tertua dicatat sebagai terjual lebih dulu. Metode biaya rata-rata mengambil rata-rata tertimbang dari semua unit yang tersedia untuk dijual selama periode akuntansi dan kemudian menggunakan biaya rata-rata tersebut untuk menentukan harga pokok penjualan (HPP) dan persediaan akhir.